kejanggalan Film Ayat-ayat Cinta!
Semoga apa yang aku tonton kemarin (19-02-08), bukan film yang akan diedarkan tanggal 28 Februari 2008 nanti. Film Ayat-Ayat Cinta yang aku tonton semalam banyak yang tak sesuai harapan, tapi lebih dari itu aku merasa filmnya lumayan, tapi MEMANG BELUM SAATNYA UNTUK DITONTON, aku merasa bersalah melihatnya… apapun itu ada beberapa bagian dari film yang aku rasa janggal,… ini beberapa contohnya…
Tak ada karakter Tuan Boutros dan Yousef Boutros (Ayah dan adik Maria), padahal karakter ini cukup berpengaruh, sementara teman seflat Fahri cukup lengkap, bahkan menurutku mubadzir banget, itu tuh si Bimo ‘Jomblo’, Denis Adhiswara, niatnya ngelucu, tapi garing banget…!!!
Karakter Aisha terlihat terlalu glamour, terlalu emosional dan pencemburu… sorry to say, Rianti lebih terlihat seperti membawakan acara MTV, kaku banget… Coba lihat beberapa adegan Aisha yang terlalu manja ketika bersama Fahri… Aisha yang ‘lancang’ menjual komputer butut Fahri yang diceritakan sering ngadat, yang digantikan Aisha dengan Laptop mewah… Aisha yang merekam Fahri dengan Handycam, glamor de pokoknya… Bahkan ada adegan Aisha ngambek dan kabur dari rumah dan membiarkan Fahri dan Maria berdua.. dibawah ini gambar Aisha yang cemburu melihat Fahri bermesraan sama Maria, lihat deh matanya, gak ikhlas banget….
Setuju banget kalau ada yang bilang Carissa Putri pas banget memerankan karakter Maria, terlihat cantik… apalagi ketika dia membaca surat Maryam, terdengar lugu dan bersahaja dalam kesehariannya. Mungkin bagi orang awam yang belum baca novel akan merasa lebih kasihan kepada Maria daripada Aisha… Aisha terlalu glamour sih… Carissabenar-benar terlihat seperti orang mesir…

Tapi jangan kecewa jika tak melihat sosok Ibu Maryam. Disini tak ada Maria mencari pintu surga. Maria meninggal dalam keadaan Sholat dan berucap takbir,
Allahu Akbar… bukan bersyahadat seperti yang diceritakan di novel. Tapi sebelum Sholat pasti syahadat dulu kan?
Maria masih dinampakkan dalam kondisi sehat setelah persidangan Fahri, disinilah bagian yang Hanung mengarang cerita sendiri, alias gak nyambung sama sekali dengan novel. Disini diperlihatkan rumah tangga poligami Fahri-Aisha-Maria, disinilahFahri berusaha berbuat seadil-adilnya pada kedua istrinya.
Untuk ‘memvakumkan’ tokoh Maria setelah Fahri menikah dengan Aisha, dibuat cerita Maria ditabrak lari oleh orang-orang utusan Bahadur. disinilah letak cerita Bahadur berusaha menjebloskan Fahri ke penjara dan membunuh saksi satu-satunya kasus pemerkosaan Fahri terhadap Noura
Tak ada Fahri sakit dan dirawat di rumah sakit. Jadi jangan harap bertemu dengan sosok sahabat Rasulullah seperti yang diceritakan di Novel. Fahri juga terlihat rapuh dan hampir putus asa ketika di penjara, kata teman satu sel, Fahri terlalu sombong…
Surat dari Noura dibaca tak komplit, kekuatan Surat Noura hilang disini, padahal album OSTnya sendiri dibuat khusus music scoring letter from Noura. tapi Zaskia Mecca sangat pas banget jadi Noura, total aktingnya diacungi dua jempol. Sementara tokoh Nurul juga gak terlalu disorot, hanya pemanis belaka….
Ssst… ada adegan kissingnya lho, 2x malah, antara Fahri-Aisha saat malam pertama dan Fahri-Maria saat mereka dah nikah… ya walaupun tidak kissing beneran, tapi wajah mereka dekat banget, moga2 disensor. Trus musik dan backsound yang dihadirkan gak selengkap Album Soundtracknya, tak aku dnegar lagu Ungu, baik Andai kutahu maupun Tercipta Untukku, malah yang terdengar malah music scoring jiplakan Film Ekskul yang menjiplak pula Film Takagi (Taegoku/taegukgi/apalah namanya…), hmm….. no comment deh..
Ada yang bilang beredarnya Film Ayat-Ayat Cinta sebelum premiere dalam format
.avi dan berukuran 1,2 Giga ini menimbulkan spekulasi bahwa ada beberapa pihak yang tak setuju novel ini dibuat film dan diedarkan, tak taulah gimana jadinya, aku sendiri dapat dari teman yang tak mungkin aku sebutkan namanya disini…. bagaimanapun dan apapun aku akan tetep nonton versi bioskop dan tentu saja nonton pas premiere

iya kan?