Perycantiq

APAKAH SALAH/HARAM MENINGGALKAN WARISAN SAMPAI 7 KETURUNAN?

APAKAH SALAH/HARAM MENINGGALKAN WARISAN SAMPAI 7 KETURUNAN?

Latif Abdul

(Setelah menyilami rahasia2 Al quran dan Hadits2,saya menemukan bahwa setiap
orang beriman seharusnya meninggalkan warisan2 yang banyak,agar keturunan tidak
menjadi beban orang lain.)

Bismilahirrahmanirrahiim.

Semoga ALLAH melindungi saya dari tipu daya setan yang terkutuk dlm menjelaskan
tentang warisan dalam islam.

Sering kita mendengar dan membaca buku2 islam bahwa orang2 yang meninggal dunia
tidak akan membawa hartanya ke kubur, oleh sebab itu buat apa bekerja keras
mencari uang. Yang akan di tanya oleh ALLAH adalah amal2 salehnya, bukan harta
dan uangnya. Berdampak negatif.

Yang kedua yang sering juga kita mendengar dan membaca buku2 dakwah islam yaitu
mengajak umat islam untuk mejauhi kehidupan materi, uang dan harta.Ini juga
berdampak negatif.

Yang ketiga yang sering juga kita mendengar/ membaca adalah bahwa Nabi adalah
seorang miskin,tidak meninggalkan warisan satu sen pun kepada anak2nya. Semua
harta Rasul dan istri sudah di gunakan untuk dakwah islam.Ini juga berdampak
negatif.

Ada lagi cerita riwayat bahwa rasul ditawarkan emas satu gunung, rasul menolak.
Cerita ini tidak benar,berdampak negatif. Alangkah bagusnya diterima nabi untuk
membiayai Dakwah islam bukan?

Tidak pernah usztad2 memberikan dakwah2nya kepada jemaah untuk mengikuti sunnah
Nabi bagaimana mencari nafkah yang terbaik, dan tidak pernah kita mendengar
usztad2 agar orang2 muslim seharusnya meninggalkan warisan yang banyak kepada
anak2 dan cucu2nya jangan sampai anak2 ditinggalkan dalam keadaan miskin dan
menjadi beban bagi orang lain dan pemerintah.

Sampai sekarang masih banyak usztad2 menyampaikan dakwah2 seperti diatas itu
kepada jemaah2nya baik di kapung2 maupun di kota2.

Akibatnya dari salah kaprahnya materi dakwah yang disampaikan bertahun tahun
kepada umat islam, saya perhatikan sangat berdapak negatif kepada umat
islam.Kurang sekali motivasi bekerja keras dan sakrifas.

Kalau sudah dapat sesuap nasi hari ini, yaa sudahlah,itulah rezeki yang
diberikan oleh ALLAH swt.Kemudian banyak memilih jalan hidup yang mudah yaitu
menjadi pegawai2 negeri walaupun sudah tahu gajinya kecil di bandingkan dgn
berdagang.

Memang penjajah2 tidak sukses merobah agama umat menjadi agama mereka, tapi
mereka sukses merusak pemahaman ajaran islam yang membawa kemajuan atau Rahmatan
lil’alamin menjadi terbalik.

Sekarang kita lihat suku/bangsa mana yang mengusai ekonomi dan kehidupan bangsa
Indonesia kususnya, dan negara2 islam umumnya.

Sesungguhnya ALLAH sudah memberikan peringatan2 kepada Nabi Musah as dan Nasehat
Rasulullah saw dan sahabat2. Seperti dibawah ini;

ALLAH berfirman kepada Nabi Musa as;

A good man leaves inheritences(warisan) to his childres’s children.

(Terjemahan:orang2 yang baik adalah orang2 yang dapat meninggalkan warisan untuk
anak2 sampai cucu cucunya, )

Orang2 Barat(nasrani dan yahudi malah mentaati perintah ALLAH diatas dengan
baik.Mereka bekerja keras, belajar sungguh2, sacrifas/berkorban untuk anak2 dan
cucu2nya. Kita lihat mereka meninggalkan banyak karya2 yang excelent untuk
kemanusian. Begitu pula umat budha, terutama Japan, taiwan,Korea dan China
daratan sedang menuju kemakmuran pula.

Sesungguhnya nabi kita Muhammad saw sudah memberikan contoh dan juga menjelaskan
dalam hadits nya. Dan sebelum penjajah menyajajah Arab, banyak ilmu2an yang
berkarya sampai hari ini ilmu2nay masih menjadi references seperti; Ilmu fisika,
mathematik,kesehatan dll.

Setelah negara2 islam di jajah oleh Barat ratusan tahun, banyak usztad2 yang
terpengaruh oleh penjajah untuk TIDAK menyampaikan hadits tersebut diatas,karena
Hadits itu dapat memotifasi umat islam dalam bidang ekonomi agar ekonomi umat
menjadi maju dan kuat.

Perlu kita perbaiki sekarang juga kawan2,insya ALLAH.

Rasulullah bersabda: (Rasulullah menjelaskan tentang ayat diatas lebih renci)

Sebaik baik warisan manusia sesudah mati ada 3 macam.HR Muslim.

a).Anak yang saleh, yang baik, yang selalu mendoakan orang tuanya. Selama anak
itu mendoakan orang tuanya selama itu pula orang tua yang meninggal mendapat
pahala di kubur.

b).Meninggalkan ilmu yang bermanfaat.Artinya seorang yang berilmu dan
meningalkan buku2 yang berilmu sebelum meninggal dunia, maka selama ilmu2 itu
bermanfaat untuk masarakat selama itu pula orang yang meninggal dunia,mendapat
pahala di kubur.

( Sebelum negara2 arab di jajah oleh Barat, banyak sekali cendikiawan2 islam
yang meninggalkan ilmu2nya,dan sampai sekarang masih di gunakan seperti; Ilmu
mathamtik, ilmu fisika dan kesehatan.)

c) Meninggalkan warisan2 yang banyak untuk anak2 ,cucu cucu dan masarakat
seperti;mendirikan Industri2 yg diperintah ALLAH QS.57:25.

Alat2 trasportasi, alat2kesehatan, alat2pertanian, Mesdjid, sekolah2, rumah
sakit, fabrik2 ,gedung2 dll selama warisan2 itu bermanfaat untuk
masarakat,selama itu pula orang yang meninggal dunia mendapat pahala di kubur.

Pertanyaan kepada diri kita; Bangsa mana yang banyak meninggalkan warisan2
kepada kemanusian sampai 7 keturunan?

Waktu sekarang ini, negera2 yang berpenduduk islam kurang berkarya di bandingkan
dengan negara2 Jepang dan Barat.

ini sangat kita sayangkan sekali dan perlu di perbaiki cara mengamalkan ajaran2
islam yang diajarkan oleh ulama2 dan Usztad2 sekarang ini.

Rasul memberi nasehat lagi;

1.ALLAH lebih senang muslim yang kuat iman dan ekonominya dari pada muslim yang
lemah.HR Muslim.
2.Tangan di atas lebih mulia dari pada tangan dibawah.HR Buhaiqi.
3.Sebaik baik pertolongan atas taqwa kepada Allah swt adalah “harta-uang”.HR
Baihaqi.

(Betapa tidak, seseorang yang tidak memiliki harta-uang (alias miskin), akan
habislah waktunya untuk mencari makan, pakaian, rumah dan kebutuhan anak-anak,
sekolahnya, kebutuhan pokok lainnya dalam kehidupan sehari harinya. Belum lagi
diharapkan kepada kesulitan-kesulitan yang tidak bisa diatasinya, kecuali dengan
harta-uang. Hal mana akan menghalangi dia untuk berzikir dan berpikir. Kemudian
tidak akan mendapat kesempatan beribadah haji, zakat, sedekah dan amal-amal
saleh lainnya. Kemiskinan mudah menjadikan orang kepada kufur,berada dekat pintu
neraka.)

Sebuah nasehat dari Khalifah Umar bin Khatab;

“Pada suatu masa dimana umat muslim sudah meninggalkan usaha
berniaga,berdagang,pengusaha dan Industri,sebagai mata pencariannya, maka umat
muslim yang jutaan jumlahnya, hidupnya akan banyak tergantung kepada umat
lainnya, akirnya menjadi umat lemah, umat yang selalu tergantung , umat yang
mudah di porak perandakan oleh kekuatan lain”

Jalan untuk sukses dunia dan akhirat ikutilah Sunnah Rasul dlm mencari nafkah
agar rezeki dari ALLAH banyak dan dapat membayar zakat yang besar dan dapat
membantu membangun masarakat yang sejahtera dan dapat meninggalkan warisan yang
banyak setelah kita meninggal dunia.

Marilah kita semua berkerja keras, dan sakrifas untuk anak2,cucu2 dan masarakat.
Tanpa sakrifas/pengorbanan dan bekerja keras mustahil akan dapat meninggalkan
warisan yang banyak untuk anak2 dan cucu2 generasi penurus bangsa.

EKONOMI DAN IPTEK haruslah dikuasai kalau tidak bangsa Indonesia akan tetap
lemah, terbelakang dari bangsa2 lain2nya.

Sebuah ayat ALLAH memperingatkan ORANG2 TUA:

Siapa2 yang meninggalkan anak2nya dlm keadaan miskin, maka tunggulah azab ku
yang pedih. Mungkin anda juga tidak pernah mendengar peringatan ALLAH ini dari
usztad2 anda selama ini bukankah demikian?

“Dan hendaklah takut kepada Allah( hukuman2 ALLAH yaitu neraka) orang-orang yang
seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah,(miskin) yang
mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka
bertakwa kepada ALLAH dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.”QS.4:9
.
APA TUGAS KITA YANG SUDAH TAHU?

1.Mari kita mulai dari diri sendiri dan ajarkan kepada anak2

dan murid2 kita.

2. Mari kita ajarakan anak2 dan murid2 kita untuk bercita cita

meninggalkan warisan yang banyak untuk masarakat.

3..Karena usztad2 dan ulama2 adalah ujung tombak untuk memajukan umat islam dan
yang dekat dgn mereka, maka sebaiknya usztad2 dan ulama2 harus kita beritahukan
secepatnya.

4. Sebaiknya buku2 yang memuat cerita2 yang berdampak negatif kepada umat di
buang jauh2.

Semoga umat islam capat kembali berjaya,baik moralnya maupun

kesejahteraannya. Harus seimbang antara spritual dan materi(harta dan uang ).

Kalau saya salah menafsirkan Hadits diatas mohon di berikan koreksi saya sangat
hargai sekali,kalau benar mari kita sebar luaskan kepada masarakat agar umat
islam yang salah memahami ajaran2 islam kembali kejalan yang lurus,jalan menuju
umat yang sejahtera(madani).

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

The Banana Smoothie Theme Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: